Selasa, 19 Agustus 2008

Perjalanan Pinang ke Jakarta

URL: http://wahyuhandoko.blogspot.com/

Panjat pinang adalah acara terfavorit dalam peringatan kemerdekaan (agustusan). Rasanya kurang seru acara agustusan tanpa panjat pinang. Tahukan anda bahwa perjalan pohon pinang ini adalah perjalan panjang. Sebut saja Dede, penjual pohon pinang asli dari Jawa Barat ini yang saya temui saat berjualan ditepian jalan protokol ibu kota. Dede menebang pohon pinang sekitar 100 batang, dari daerah Kalapa Nunggal di kawasan Sukabumi, Jawa Barat.

Tidaklah mudah untuk mengangkut batangan pohon ini. Karenanya Dede harus mencari moda transport yang tepat. Biasanya Dede memanfaatkan truck tronton yang melintas di daerahnya. Tidak bisa dipastikan untuk mendapatkan transportasi ini, mengingat tidak pastinya truck tipe ini melintas, selagi nasib bagus truck ini bisa didapatkan saat ke arah Jakarta selepas membawa muatan semen untuk didrop di Sukabumi.

Sesampai di Ibu Kota, Dede yang biasanya sudah ada rekan yang mencari tempat untuk berjualan dia menurunkan batangan pohon pinang dagangannya. Lalu dia beserta temannya mulai melepas kulit luarnya, jika ada lobang atau permukaan yang sedikit cacat, Dede akan memberikan semacam 'dempul' supaya rata. Lalu dia menghaluskan kembali permukaanya. Batang pohon Pinang yang sudah dihaluskan ini, bagian ujungnya mesti ditutup dengan plastik, intinya supaya tidak ada kumbang atau binatang lain yang akan mempercepat pembusukan.

"Pembeli biasanya datang mendekati tanggal 17 Agustus dan berakhir sekitar 25 Agustus", tutur Dede. Harga jual per batang pohon pinang sekitar Rp. 350 ribu diluar ongkos kirim.

"Ongkos kirim sampai tempat berkisar Rp. 100 ribu, inipun tergantung tempat juga", tambah Dede. Jika sesampai tempat kita tidak mau repot untuk mendirikan, Dede juga masih memberikan jasanya dengan membayar Rp. 100 ribuan untuk mendirikan pohon pinang di tempat yang diinginkan.

Panjat pinang hampir menjadi icon acara agustusan, yang perlu dipikirkan adalah pengadaan pohon ini mesti sudah dihitung matang, jangan sampai tidak tersedianya pohon di tahun mendatang. Hitungan penanaman pohon pinang harus tetap dijaga agar tidak habis dan tidak merusak lingkungan. Intinya bisnis pohon pinang rupanya bisa meraup untung jutaan rupiah, tidak apa rezeki bagi Dede yang hanya sekali setahun saja. Yang pasti panjat pinang adalah icon yang mesti ada diacara Kemerdekaan Indonesia.